Rumus Past Tenses dan Contoh Kalimat Positif Negatif Interogatif

Rumus Past Tenses

EnglishCoo – Rumus Past Tenses terlengkap untuk pola kalimat positif negatif interogatif. Rumus, Pattern, atau Formula ini digunakan untuk membuat contoh kalimat bahasa Inggris tentang masa lampau.

Apa yang ada di pikiranmu jika mendengar kata “Rumus”? Apakah terbayang rumus-rumus Matematika tambah kurang kali bagi? Tapi tenang saja, Rumus Past Tenses nggak ada hitung-hitungannya koq. Rumus tenses ini dapat membantumu saat membuat contoh kalimat Past Tense.

Rumus atau Pola sering juga disebut dengan istilah Pattern atau Formula. Rumus tenses yang akan dibagikan adalah untuk positif, negatif, dan interogatif. Selain itu pola Past Tenses ini ada yang Simple, Continuous, Perfect, dan Perfect Continuous.

Ada 5 subpoin dibahas dalam artikel ini. Apa saja kelima subpoin tersebut ya?

  1. Apa itu Rumus Past Tenses?
  2. Rumus Past Tenses Positif Negatif Interogatif (Simple)
  3. Rumus Past Tenses untuk Positif Negatif Interogatif (Continuous)
  4. Rumus atau Pola Past Tenses untuk Positif Negatif Interogatif (Perfect)
  5. Rumus atau Pola Past Tenses Positif Negatif Interogatif (Perfect Continuous)

Jangan khawatir dengan istilah-istilah tersebut ya. Semuanya akan dibahas tuntas dalam artikel ini. Yuk tambah pengetahuanmu tentang Rumus Past Tenses.

1. Apa itu Rumus Past Tenses?

Rumus Past Tenses adalah pola-pola yang digunakan untuk membuat kalimat untuk menyatakan masa lampau atau masa lalu. Yap, rumus ini sangat bermanfaat jika kamu ingin mengungkapkan hal yang kamu lakukan di masa lampau.

Pada dasarnya Rumus atau pola ini berisi Subjek dan Kata Kerja yang digunakan dalam membuat contoh kalimat. Terkadang ada juga penambahan Objek, Pelengkap, atau Keterangan dalam rumus tenses.

Subjek biasanya berupa kata benda (Noun) atau kata ganti benda (Pronoun). Ada tujuh kata ganti benda (Pronoun) dalam bahasa Inggris yaitu sebagai berikut.

  1. They (mereka)
  2. We (kita, kami)
  3. I (saya, aku)
  4. You (kamu, anda, kalian)
  5. She (ia, dia – perempuan)
  6. He (ia, dia – laki-laki)
  7. It (itu – satu benda)

Yap, materi bahasa Inggris ada buanyaaakk banget. Jika tahu mulai belajar dari mana, kamu dapat membuat kalimat bahasa Inggris dengan cepat dan mudah lho. Rahasianya ada di ebook Panduan Belajar Bahasa Inggris level Pemula hingga Mahir. Dalam ebook ini materinya lengkap banget, step by step, dan sangat mudah dipahami. Kamu akan tahu materi apa yang harus dipelajari terlebih dahulu agar dapat mahir berbahasa Inggris. Yuk ambil langkah dari sekarang!

Trus, kata kerja apa saja yang digunakan dalam Rumus Past Tenses ya? Nah ada beberapa Verb digunakan sesuai dengan pola kalimatnya yaitu:

  • Verb 1 & Verb 2 untuk membuat contoh Simple Past Tense
  • Verb 3 untuk membuat contoh Past Perfect Tense
  • Verb-ing untuk Past Continuous Tense dan Past Perfect Continuous Tense

rumus past tenses simple continuous perfect

Rumus Past Tenses ada untuk kalimat positif (+), negatif (-), dan interogatif (?). Kalimat positif adalah pernyataan. Kalimat negatif adalah penolakan atau penyangkalan. Sedangkan kalimat interogatif adalah pertanyaan.

Ada banyak pola kalimat alias Rumus Tenses Bahasa Inggris yang sudah dibagikan dalam website EnglishCoo. Jangan lewatkan pembahasannya dalam artikel-artikel berikut:

2. Rumus Past Tenses Positif Negatif Interogatif (Simple)

Rumus Past Tenses pertama adalah untuk membuat kalimat Simple Past Tense. Ada pola positif, negatif, dan interogatif. Simple Past Tense digunakan untuk menyatakan hal yang dilakukan di masa lampau. Waktu masa lampau ini bisa hitungan menit, jam, hari, minggu, bulan, atau tahun lalu.

Rumus atau pola untuk kalimat sederhana (Simple Past) ada dua jenis yaitu Rumus Verb dan Rumus To Be Verb. Rumus Verb menggunakan kata kerja Verb 2 dan kata kerja Verb 1. Sedangkan Rumus To Be Verb menggunakan Was/Were bersama kata benda (Noun), kata sifat (Adjective), dan keterangan (Adverb). Yuk simak seperti apa rumus atau pola Past Tenses berikut.

Ngerasa minder bahasa Inggrismu gitu-gitu ajah? Ingin mahir berbahasa Inggris dengan cepat? Cari tahu jawabannya di link berikut.
belajar bahasa inggris untuk pemula
belajar bahasa inggris untuk pemula
RUMUS VERB
(+) S + verb 2
(-) S + did not + verb 1
(?) Did + S + Verb 1
RUMUS TO BE VERB
(+) S + was/were + noun/adj/adv
(-) S + was/were + not + noun/adj/adv
(?) Was/Were + S + noun/adj/adv

Keterangan:
S = Subjek (They/We/You + WERE) dan (I/She/He/It + WAS)
did not = didn’t
was not = wasn’t, were not = weren’t
adj = adjective, adv = adverb

rumus past tenses positif negatif interogatif

KALIMAT POSITIF Simple Past Tense menggunakan kata kerja Verb 2. Dengan rumus tenses di atas, kamu dapat membuat contoh kalimat postif Simple Past Tense seperti berikut.

  1. I bought a new handphone last week. (Aku membeli handphone baru minggu lalu.)
  2. Dede gave her beautiful flowers yesterday. (Dede memberinya bunga-bunga yang indah kemarin.)
  3. We cleaned the house two months ago. (Kami membersihkan rumah itu dua bulan lalu.)
  4. I was at home when you phoned. (Aku ada di rumah saat kamu menelepon.)
  5. They were smart kids. (Mereka dulu adalah anak-anak pintar.)

KALIMAT NEGATIF Simple Past Tense menggunakan kata kerja bantu did not / didn’t atau was not / wasn’t atau were not / weren’t yang berarti tidak. Yuk simak contohnya berikut ini.

  1. I did not buy a new handphone last week. (Aku tidak membeli handphone baru minggu lalu.)
  2. Dede did not give her beautiful flowers yesterday. (Dede tidak memberinya bunga-bunga yang indah kemarin.)
  3. We didn’t clean the house two months ago. (Kami tidak membersihkan rumah itu dua bulan lalu.)
  4. I wasn’t at home when you phoned. (Aku tidak ada di rumah saat kamu menelepon.)
  5. They were not smart kids. (Mereka dulu bukanlah anak-anak pintar.)

KALIMAT INTEROGATIF Simple Past Tense diawali dengan kata kerja bantu alias Auxiliary Did / Was / Were seperti dalam rumus tenses di atas. Ingat mengakhiri interogatif dengan tanda tanya ya!

  1. Did I buy a new handphone last week? (Apakah aku membeli handphone baru minggu lalu?)
  2. Did Dede give her beautiful flowers yesterday? (Apakah Dede memberinya bunga-bunga yang indah kemarin?)
  3. Did we clean the house two months ago? (Apakah kami membersihkan rumah itu dua bulan lalu?)
  4. Was I at home when you phoned? (Apakah aku ada di rumah saat kamu menelepon?)
  5. Were they smart kids? (Apakah mereka dulu anak-anak pintar?)

Ingin membaca lebih banyak contoh kalimat Past Tense? Jangan lewatkan artikel berikut:

3. Rumus Past Tenses untuk Positif Negatif Interogatif (Continuous)

Rumus Past Tenses kedua adalah untuk kalimat positif negatif interogatif dengan pola Past Continuous Tense. Past Continuous Tense digunakan untuk menyatakan hal yang sedang dilakukan di waktu spesifik di masa lampau.

Rumus atau pola untuk Past Continuous menggunakan kata kerja bantu Was/Were dan kata kerja Verb-ing. Supaya semakin jelas, yuk simak rumus atau pola positif negatif interogatif terlengkap berikut.

Supaya bisa merangkai kata-kata menjadi kalimat, kamu perlu belajar tentang kata, frase, klausa, dan kemudian kalimat. Jika tahu mulai belajar dari mana, kamu dapat membuat kalimat bahasa Inggris dengan cepat dan mudah lho. Caranya ada di ebook Panduan Belajar Bahasa Inggris level Pemula hingga Mahir. Dalam ebook ini materinya lengkap banget, step by step, dan sangat mudah dipahami. Kamu akan tahu materi apa yang harus dipelajari terlebih dahulu agar dapat mahir berbahasa Inggris. Yuk ambil langkah dari sekarang!

RUMUS PAST TENSES (CONTINUOUS)
(+) S + was/were + verb-ing
(-) S + was/were + not + verb-ing
(?) Was/Were + S + verb-ing

Keterangan:
S = Subjek (They/We/You + WERE) dan (I/She/He/It + WAS)
was not = wasn’t
were not = weren’t

KALIMAT POSITIF Past Continuous Tense menggunakan kata kerja bantu atau disebut juga Auxiliary Verbs Was / Were dan kata kerja Verb-ing. Subjek They, We, You berpasangan dengan WERE. Sedangkan Subjek I, She, He, It digunakan bersama WAS.

  1. I was reading a book when you phoned. (Aku sedang membaca buku ketika kamu menelepon.)
  2. Dede was listening to music at 10 a.m. yesterday. (Dede sedang mendengarkan musik kemarin jam 10 pagi.)
  3. We were learning Science when the bell rang. (Kami sedang belajar Sains ketika bel berbunyi.)
  4. Yuni and her friends were playing hide and seek on Sunday afternoon. (Yuni dan teman-temannya sedang bermain petak umpet pada hari Minggu sore.)
  5. You were working when I was cooking. (Kamu sedang bekerja ketika aku sedang memasak.)

KALIMAT NEGATIF Past Continuous Tense menggunakan “not” yang menunjukkan penyangkalan atau penolakan. Kata kerja bantu yang digunakan adalah Was not / Wasn’t atau Were not / Weren’t seperti dalam rumus tenses di atas. Yuk simak contoh kalimatnya.

  1. I was not reading a book when you phoned. (Aku tidak sedang membaca buku ketika kamu menelepon.)
  2. Dede wasn’t listening to music at 10 a.m. yesterday. (Dede tidak sedang mendengarkan musik kemarin jam 10 pagi.)
  3. We were not learning Science when the bell rang. (Kami tidak sedang belajar Sains ketika bel berbunyi.)
  4. Yuni and her friends weren’t playing hide and seek on Sunday afternoon. (Yuni dan teman-temannya tidak sedang bermain petak umpet pada hari Minggu sore.)
  5. You weren’t working when I was cooking. (Kamu tidak sedang bekerja ketika aku sedang memasak.)

KALIMAT INTEROGATIF Past Continuous Tense diawali dengan kata kerja bantu alias Auxiliary Was / Were. Ingat ya untuk mengakhiri interogatif dengan tanda tanya seperti contoh berikut.

  1. Was I reading a book when you phoned? (Apakah aku sedang membaca buku ketika kamu menelepon?)
  2. Was Dede listening to music at 10 a.m. yesterday? (Apakah Dede sedang mendengarkan musik kemarin jam 10 pagi?)
  3. Were we learning Science when the bell rang? (Apakah kami sedang belajar Sains ketika bel berbunyi?)
  4. Were Yuni and her friends playing hide and seek on Sunday afternoon? (Apakah Yuni dan teman-temannya sedang bermain petak umpet pada hari Minggu sore?)
  5. Were you working when I was cooking? (Apakah kamu sedang bekerja ketika aku sedang memasak?)

Pelajari juga tentang kata kerja bahasa Inggris yaitu Verb 1, Verb 2, Verb 3, dan Verb-ing.

4. Rumus Past Tenses untuk Positif Negatif Interogatif (Perfect)

Rumus Past Tenses berikutnya adalah pola kalimat positif negatif interogatif Past Perfect Tense. Pola Past Perfect Tense digunakan untuk menyatakan hal yang sudah selesai dilakukan di masa lampau dan masih ada kaitannya dengan kegiatan lain di masa lampau.

Bagi pelajar pemula, pola ini memang agak susah di antara tenses lainnya. Tapi susah bukan berarti nggak bisa dipahami ya. Terpenting adalah dipelajari saja pelan-pelan nanti pasti bisa deh.

Rumus untuk Past Perfect Tense menggunakan kata kerja bantu Had dan kata kerja Verb 3. Pola kalimatnya ada dua jenis yaitu Rumus Verb dan Rumus To Be Verb.

Rumus Verb menggunakan Had dan Verb 3. Sedangkan Rumus To Be Verb menggunakan Had Been bersama kata benda (Noun), kata sifat (Adjective), dan kata keterangan (Adverb). Supaya semakin jelas, yuk simak rumus atau pola positif negatif interogatif berikut.

Banyak peluang emas tak dapat diambil jika kemampuan bahasa Inggris kurang baik. Manfaatkan waktu kamu miliki untuk upgrade diri menguasai bahasa Inggris. Dengan ebook Panduan Belajar Bahasa Inggris level Pemula hingga Mahir, kamu tahu materi apa yang harus dipelajari terlebih dahulu agar dapat mahir berbahasa Inggris. Yuk ambil langkah dari sekarang! Jangan sampai kamu menyesal di kemudian hari karena melewatkan kesempatan untuk menguasai bahasa Inggris.

RUMUS VERB
(+) S + had + verb 3
(-) S + had not + verb 3
(?) Had + S + verb 3
RUMUS TO BE VERB
(+) S + had been + noun/adj/adv
(-) S + had not been + noun/adj/adv
(?) Had + S + been + noun/adj/adv

Keterangan:
S = Subjek
had not = hadn’t
adj = adjective, adv = adverb

KALIMAT POSITIF Past Perfect Tense menggunakan kata kerja bantu Had dan kata kerja Verb 3 seperti tertulis dalam Rumus Past Tenses di atas. Yuk simak contohnya berikut.

  1. I had bought a new handphone before she called me yesterday. (Aku sudah membeli handphone baru sebelum ia meneleponku kemarin.)
  2. Dede had given her beautiful flowers before she left. (Dede telah memberinya bunga-bunga yang indah sebelum ia pergi.)
  3. We had already cleaned the house when they arrived. (Kami sudah membersihkan rumah itu ketika mereka tiba.)
  4. When it started raining, they had already been in the office. (Ketika hujan mulai turun, mereka sudah ada di kantor.)
  5. She had been sick before she went to Surabaya. (Mereka sudah sakit sebelum mereka pergi ke Surabaya.)

KALIMAT NEGATIF Past Perfect Tense menggunakan had not atau disingkat hadn’t yang berarti belum. Untuk membuat kalimat negatif, gunakan kata kerja Verb 3 ya seperti dalam rumus tenses di atas. Yuk simak contohnya berikut ini.

  1. I had not bought a new handphone before she called me yesterday. (Aku belum membeli handphone baru sebelum ia meneleponku kemarin.)
  2. Dede had not given her beautiful flowers before she left. (Dede belum memberinya bunga-bunga yang indah sebelum ia pergi.)
  3. We hadn’t cleaned the house when they arrived. (Kami belum membersihkan rumah itu ketika mereka tiba.)
  4. When it started raining, they had not been in the office yet. (Ketika hujan mulai turun, mereka belum ada di kantor.)
  5. She hadn’t been sick before she went to Surabaya. (Mereka belum sakit sebelum mereka pergi ke Surabaya.)

KALIMAT INTEROGATIF Past Perfect Tense diawali dengan kata kerja bantu alias Auxiliary Had. Untuk membuat pertanyaan, gunakan Verb 3 ya seperti dalam rumus tenses di atas. Ingat mengakhiri interogatif dengan tanda tanya ya!

  1. Had I bought a new handphone before she called me yesterday? (Apakah aku sudah membeli handphone baru sebelum ia meneleponku kemarin?)
  2. Had Dede given her beautiful flowers before she left? (Apakah Dede sudah memberinya bunga-bunga yang indah sebelum ia pergi?)
  3. Had we cleaned the house when they arrived? (Apakah kami sudah membersihkan rumah itu ketika mereka tiba?)
  4. Had they been in the office when it started raining? (Apakah mereka sudah ada di kantor ketika hujan mulai turun?)
  5. Had she been sick before she went to Surabaya? (Apakah mereka sudah sakit sebelum mereka pergi ke Surabaya?)

Selain kalimat Past Tense, yuk pelajari Tenses lainnya dengan membaca contoh kalimat dalam artikel berikut:

5. Rumus Past Tenses Positif Negatif Interogatif (Perfect Continuous)

Rumus Past Tenses terakhir adalah untuk kalimat positif negatif interogatif dengan pola Past Perfect Continuous Tense. Duh panjang banget ya namanya! Past Perfect Continuous Tense ini memang paling jarang digunakan dalam percakapan sehari-hari. Memang polanya juga paling panjang di antara Tenses lainnya. Pelajari saja ya supaya pengetahuan bahasa Inggris jadi bertambah.

Rumus Past Tenses untuk Past Perfect Continuous menggunakan kata kerja bantu HAD BEEN dan kata kerja VERB-ING. Pola ini digunakan untuk menyatakan hal yang sudah dilakukan dan masih sedang dilakukan dalam kurun waktu tertentu di masa lampau. Berbeda dengan Past Perfect yang sudah selesai dilakukan, pola Past Perfect Continuous menekankan pada hal yang masih SEDANG dilakukan.

Supaya semakin jelas, yuk simak rumus atau pola positif negatif interogatif terlengkap berikut.

RUMUS PAST TENSES (PERFECT CONTINUOUS)
(+) S + had been + verb-ing
(-) S + had not been + verb-ing
(?) Had + S + been + verb-ing

Keterangan:
S = Subjek
had not = hadn’t

KALIMAT POSITIF Past Perfect Continuous Tense menggunakan kata kerja bantu atau disebut juga Auxiliary Verbs Had Been dan kata kerja Verb-ing. Cobalah membuat kalimat positif dengan rumus tenses di atas ya.

  1. I had been reading for an hour when you phoned. (Aku sudah membaca selama satu jam ketika kamu menelepon.)
  2. Dede had been listening to music for ten minutes when it started raining. (Dede sudah mendengarkan musik selama sepuluh menit ketika hujan mulai turun.)
  3. We had been learning Science for two hours when the bell rang. (Kami sudah belajar Sains selama dua jam ketika bel berbunyi.)
  4. Yuni and her friends had been playing hide and seek all day when her mother came home. (Yuni dan teman-temannya sudah bermain petak seharian ketika ibunya pulang.)
  5. She had been working since morning when I left. (Ia sudah bekerja sejak pagi ketika aku pergi.)

KALIMAT NEGATIF Past Perfect Continuous Tense menggunakan “not” yang menunjukkan penyangkalan atau penolakan. Kata kerja bantu yang digunakan adalah had not been / hadn’t been, seperti yang tertulis dalam Rumus Past Tenses di atas. Yuk simak contoh kalimatnya.

  1. I had not been reading for an hour when you phoned. (Aku belum membaca selama satu jam ketika kamu menelepon.)
  2. Dede had not been listening to music for ten minutes when it started raining. (Dede belum mendengarkan musik selama sepuluh menit ketika hujan mulai turun.)
  3. We hadn’t been learning Science for two hours when the bell rang. (Kami belum belajar Sains selama dua jam ketika bel berbunyi.)
  4. Yuni and her friends hadn’t been playing hide and seek all day when her mother came home. (Yuni dan teman-temannya belum bermain petak seharian ketika ibunya pulang.)
  5. She hadn’t been working since morning when I left. (Ia belum bekerja sejak pagi ketika aku pergi.)

KALIMAT INTEROGATIF Past Perfect Continuous Tense diawali dengan kata kerja bantu alias Auxiliary Had. Ingat ya untuk mengakhiri interogatif dengan tanda tanya seperti contoh berikut.

  1. Had I been reading for an hour when you phoned? (Apakah aku sudah membaca selama satu jam ketika kamu menelepon?)
  2. Had Dede been listening to music for ten minutes when it started raining? (Apakah Dede sudah mendengarkan musik selama sepuluh menit ketika hujan mulai turun?)
  3. Had we been learning Science for two hours when the bell rang? (Apakah kami sudah belajar Sains selama dua jam ketika bel berbunyi?)
  4. Had Yuni and her friends been playing hide and seek all day when her mother came home? (Apakah Yuni dan teman-temannya sudah bermain petak seharian ketika ibunya pulang?)
  5. Had she been working since morning when I left? (Apakah Ia sudah bekerja sejak pagi ketika aku pergi?)

Bagaimana caranya memahami Past Tense dan Past Future Tense? Baca artikel-artikel berikut ini ya:

***

Rumus Past Tenses dapat digunakan untuk membuat kalimat posiitif negatif interogatif. Positif adalah pernyataan, Negatif adalah penolakan atau penyangkalan, sedangkan Interogatif adalah pertanyaan. Rumus Tenses ini ada untuk pola Simple Past, Past Continuous, Past Perfect, dan Past Perfect Continuous. Semua rumus ini digunakan untuk menyatakan kegiatan di masa lampau. Cobalah menbuat contoh kalimat sendiri ya. Kamu pasti bisa!

Jangan lupa tetap berlatih ya. The more you practice English, the more you master it. Let’s learn English with EnglishCoo. English is easy!

Website: www.englishcoo.com
Facebook: englishcoocom
Instagram: englishcoocom
Youtube: EnglishCoo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

About EnglishCoo

Hello, everyone! Welcome to EnglishCoo. Here we'll discuss everthing about English to help you improve your English skills. If you want to master English but don't know where to start, here is for you, an ebook, "A Great Start to Master English: Panduan Belajar Bahasa Inggris Level Pemula hingga Mahir". Feel free to contact us via Whatsapp 0877-0171-8625 when you have any questions about the ebook. Let's learn with EnglishCoo. English is Easy!

BELAJAR BAHASA INGGRIS

Recent Posts

Categories