Rumus Simple Past Tense Sederhana dan Nggak Bikin Pusing

Rumus Simple Past Tense Sederhana dan Nggak Bikin Pusing

EnglishCoo – Rumus Simple Past Tense adalah pola kalimat yang sederhana. Namanya saja simpel, ya tentu nggak bakal ribet deh. Sambil nambah pengetahuan tentang Did, Was, Were, kata kerja bahasa Inggris serta belajar bikin rumus sendiri dari contoh kalimatnya.

Simple Past Tense emang polanya nggak segampang Simple Present Tense, menurut saya. Tapi dari semua jenis Past, tense ini adalah paling sederhana.

Bahkan dari tense ini, saya mengenal lebih banyak tentang kata kerja dalam bahasa Inggris. Kata kerja yang digunakan adalah bentuk kedua alias Verb2, juga mengenal perubahan beraturan (Regular Verbs) dan tak beraturan (Irregular Verbs).

Duh, banyak banget ya!

Jangan mengeluh dulu. Pengetahuan tersebut nggak hanya dipake dalam Tense ini saja koq. Jika kamu paham perubahan verb1-verb2-verb3, tenses bahasa Inggris bisa dikuasai dengan mudah.

Tata bahasa Inggris adalah tentang pemilihan Verb dan pola kalimat sesuai. Untuk memahami rumus Simple Past Tense, selain paham perubahan kata kerja kamu perlu mengenal penggunaan Did, Was, Were dengan Subyek yang tepat.

Sering ada pertanyaan dari orang-orang ingin menghapal rumus dengan cepat, bagaimana caranya? Mereka meminta tips mengingat rumus dengan mudah. Ke sana kemari mencari trik agar menguasai tenses bahasa Inggris dalam waktu singkat.

Sekali lagi saya tekankan, bukan bagaimana menghapal rumus sebagai fokus belajar. Tapi cara memahami. Yap, PAHAMI. Trus, pola Simple Past Tense bakal selalu melekat di memori.

Lanjut.

 

1. Rumus Simple Past Tense mudah dipahami dengan Mengenal WAS WERE DID

Penggunaan Did Was Were dalam Pola Simple Past Tense


Pertama-tama kita perlu berkenalan dengan Did, Was, Were. Jika udah paham penggunaan ketiga kata ini, bisa lanjut ke subpoin dua. Tapi, kalau mau lanjut ya monggo. So, bisa review deh.

Penggunaan Did untuk memahami Rumus Simple Past Tense

Kita bahas dulu bahwa Did memiliki 2 peran yaitu: bisa menjadi kata kerja (Verb), bisa juga menjadi kata kerja bantu (Auxiliary Verb). Sebagai verb, ia adalah bentuk kedua dari Do, artinya Melakukan atau Mengerjakan.

Lihat perubahannya.

Verb1 – Verb2 – Verb3
Do – Did – Done

Sebagai Verb, ia bisa digunakan dalam membuat kalimat Simple Past seperti berikut.

  1. She did her homework yesterday. (Ia mengerjakan PR-nya kemarin.)
  2. We did our best to make the history report. (Kami melakukan terbaik untuk membuat laporan sejarah tersebut.)
  3. If you did your task, you wouldn’t be here. (Jika kau mengerjakan tugasmu, kau tak akan berada di sini.)

Bagaimana dengan perannya sebagai Auxiliary? What? Apa maksudnya?

Did sebagai kata kerja bantu artinya berperan sebagai pembantu kata kerja utama. Yap, ada kata berperan sebagai Main Verb.

Biasanya digunakan sebagai Auxiliary dalam kalimat penyangkalan (negatif) dan kalimat tanya (interogatif).

Dalam pertanyaan Yes/No Question, Did atau Didn’t diletakkan di awal kalimat. Sedangkan dalam kalimat negatif Simple Past Tense, Did ditambahkan not menjadi Did not atau Didn’t. Liat contoh yuk supaya lebih paham.

  1. He did not bring his homework yesterday. (Ia tidak membawa PR-nya kemarin.)
  2. Did you eat my pizza? (Apa kamu makan pizzaku?)
  3. They didn’t wash the dishes last night. (Mereka tidak mencuci piring semalam.)

Gimana, udah makin ngerti tentang Did? Jika sudah berarti udah mulai paham dengan rumus atau pola Simple Past Tense nih? Apabila pengen contoh lagi, kamu bisa cari di bagian bawah postingan ini. Ada banyak!

Penggunaan Was dan Were agar semakin paham Rumus Simple Past Tense

Was dan Were berperan sebagai To Be seperti Is Am Are dalam Simple Present Tense. Penggunaan Was dan Were dalam Simple Past Tense adalah untuk kalimat yang nggak ada kata kerja.

Kalimat TANPA VERB biasanya disebut NonVerbal atau Nominal. Mungkin ada yang nanya gini: Trus, kalo nggak Verb, apa yang digunakan?

Was/Were digunakan apabila ada kata sifat (Adjective), benda (Noun) atau keterangan (Adverb) setelah Subyek. Yuk perhatikan contoh berikut ini.

  1. It was a great moment for the graduates. (Itu adalah saat yang bagus bagi para lulusan.)
  2. She was angry because we were late. (Ia marah karena kami terlambat.)
  3. They were not in the house when the police came. (Mereka tidak ada di rumah ketika polisi datang)
  4. Was the weather good when you were on holiday? (Apakah cuacanya bagus saat kamu liburan?)

Jika pengen tahu Rumus Simple Past Tense selengkapnya, kamu bisa langsung cus ke subpoin 4 ya.

 

2. Verb 2 alias Kata Kerja Past Tense bikin kamu makin ingat Rumus Simple Past Tense

Berikutnya supaya paham rumus , kita perlu belajar tentang Verb bentuk kedua. Yup, kata kerja Past Tense. Tentu sudah banyak pelajar tahu tentang perubahan dari Verb1 ke Verb2 kemudian menjadi Verb3.

Bisa menyebutkan paling tidak 5 contoh kata kerja Past Tense alias Verb2?

Rumus Simple Past Tense menggunakan Kata Kerja Verb 2

Nah, di sini kamu juga menambah pengetahuan tentang perubahan kata kerja. Dulu saya kira perubahan semua kata kerja hanya menambahkan akhiran –d atau –ed (Regular Verbs atau si Teratur). Seperti walk – walked – walked, ask – asked – asked, like – liked – liked… dan lain sebagainya. Ah, gampang banget.

Eits, tapi ternyata nggak semua Verb mau diperlakukan sama. Ada satu kelompok namanya Irregular Verbs atau kata kerja tak beraturan. Sesuai namanya, perubahannya nggak beraturan alias semau gue (si Acak_Kadoel). Coba lihat tabel berikut.

REGULAR VERBS (si Teratur)
  • Verb1 – Verb 2 – Verb 3 – Artinya
  • Achieve – Achieved – Achieved = mencapai
  • Answer – Answered – Answered = menjawab
  • Ask – Asked – Asked = bertanya, meminta
  • Burn – Burned – Burned = membakar
  • Call – Called – Called = memanggil, menelepon
  • Cause – Caused – Caused = menyebabkan
  • Change – Changed – Changed = berubah
  • Close – Closed – Closed = menutup
  • Clean – Cleaned – Cleaned = membersihkan
  • Cook – Cooked – Cooked =
  • Copy – Copied – Copied = menyalin, meniru
  • Dance – Danced – Danced = menari
  • Decide – Decided – Decided = memutuskan
  • Enjoy – Enjoyed – Enjoyed = menikmati
  • Employ – Employed – Employed = mempekerjakan
  • Explain – Explained – Explained = menjelaskan
  • Happen – Happened – Happened = terjadi
  • Help – Helped – Helped = membantu
  • Jump – Jumped – Jumped = melompat
  • Laugh – Laughed – Laughed = tertawa
  • Listen – Listened – Listened = mendengarkan
  • Like – Liked – Liked = menyukai
  • Live – Lived – Lived = tinggal, hidup
  • Look – Looked – Looked = melihat
  • Love – Loved – Loved = mencintai, menyayangi
  • Move – Moved – Moved = berpindah
  • Need – Needed – Needed = membutuhkan
  • Paint – Painted – Painted = mengecat
  • Play – Played – Played = bermain
  • Pull – Pulled – Pulled = menarik
  • Push – Pushed – Pushed = mendorong
  • Repair – Repaired – Repaired = memperbaiki
  • Say – Said – Said = berkata
  • Smile – Smiled – Smiled = tersenyum
  • Start – Started – Started = memulai
  • Study – Studied – Studied = belajar
  • Talk – Talked – Talked = berbicara
  • Try – Tried – Tried = berusaha
  • Visit – Visited – Visited = mengunjungi/li>
  • Walk – Walked – Walked = berjalan
  • Want – Wanted – Wanted = ingin
  • Wash – Washed – Washed = mencuci
  • Watch – Watched – Watched = menonton
  • Water – Watered – Watered = menyirami
  • Work – Worked – Worked = bekerja
IRREGULAR VERBS (si Acak_Kadoel)
  • Verb1 – Verb2 – Verb3 – Artinya
  • Begin – Began – Begun = memulai
  • Buy – Bought – Bought = membeli
  • Catch – Caught – Caught = menangkap
  • Come – Came – Come = datang
  • Cut – Cut – Cut = memotong
  • Do – Did – Done = melakukan
  • Drink – Drank – Drunk = minum
  • Eat – Ate – Eaten = makan
  • Feed – Fed – Fed = memberi makan
  • Feel – Felt – Felt = merasakan
  • Find – Found – Found = menemukan
  • Forget – Forgot – Forgotten = melupakan
  • Get – Got – Gotten = mendapatkan
  • Go – Went – Gone = pergi
  • Give – Gave – Given = memberi
  • Hear – Heard – Heard = mendengar
  • Hurt – Hurt – Hurt = menyakiti
  • Keep – Kept – Kept = menjaga
  • Know – Knew – Known = tahu, mengetahui
  • Leave – Left – Left = meninggalkan
  • Lend – Lent – Lent = meminjamkan
  • Make – Made – Made = membuat
  • Meet – Met – Met = bertemu
  • Put – Put – Put = meletakkan
  • Quit – Quit – Quit = berhenti
  • Read – Read – Read = membaca
  • Run – Ran – Run = berlari
  • Send – Sent – Sent = mengirim
  • Sit – Sat – Sat = duduk
  • Sing – Sang – Sung = bernyanyi
  • See – Saw – Seen = melihat
  • Sleep – Slept – Slept = tidur
  • Swim – Swam – Swum = berenang
  • Teach – Taught – Taught = mengajar
  • Tell – Told – Told = menceritakan
  • Think – Thought – Thought = berpikir
  • Understand – Understood – Understood = mengerti
  • Wake – Woke – Woken = bangun
  • Wear – Wore – Worn = memakai
  • Write – Wrote – Written = menulis

Fokus pada Verb2 atau kata kerja Past Tense supaya bisa memahami rumus dengan baik. Kita menggunakan Verb2 untuk membuat kalimat Simple Past. Contohnya:

Loading...
berpenghasilan online dengan menulis artikel EnglishCoo
  1. I saw Thomas in the airport a few days ago. (Aku melihat Thomas di bandara beberapa hari yang lalu.)
  2. We invited them to our party but they decided not to come. (Kami mengundang mereka ke pesta kami tapi mereka memutuskan untuk tidak hadir.)
  3. She took off her coat because it was warm. (Ia melepaskan mantelnya karena terasa hangat.)
  4. We got a good mark on Science project because we did our best. (Kita mendapatkan nila bagus pada proyek Sain karena kita melakukan yang terbaik.)
  5. The kids played hide and seek before you came. (Anak-anak bermain petak umpet sebelum kamu datang.)

Ingat ya, jika ingin membuat kalimat negatif atau pertanyaan, kamu bisa gunakan kata kerja bantu DID. Lihat poin 1 tentang penggunaannya untuk memahami rumus Simple Past.

 

3. Penggunaan Subyek juga perlu dimengerti agar Rumus Simple Past Tense makin nyantol

Pada subpoin sebelumnya sudah dijelaskan tentang penggunaan Did, Was, Were dan Verb2 dalam Simple Past Tense. Bahkan ada juga contoh kalimat beserta terjemahannya.

Materi tak kalah penting untuk memahami rumus adalah pemilihan Subyek. Yap, memasangkan Subyek dengan kata kerja bantu atau To Be yang sesuai. Perhatikan gambar berikut ini.

Pasangan Subyek dengan Was Were Did dalam Pola Simple Past Tense

Jika subyeknya They, We, You, maka To Be yang digunakan adalah WERE. Contoh: We were her students in 2005 (Kami adalah muridnya pada tahun 2005).

Sedangkan To Be WAS dipasangkan dengan subyek I, She, He, It. Contoh: She was very tired yesterday. (Dia sangat lelah kemarin).

Bagaimana dengan kata bantu DID? Ia bisa dipasangkan dengan subyek apapun. Seperti halnya kata kerja Past Tense alias Verb2, bisa digunakan dengan subyek apa saja. Contoh: I didn’t go to your house because my mother asked me to study. (Aku tidak pergi ke rumahmu karena ibu menyuruhku belajar).

Setelah tahu penggunaan Did, Was, Were, Verb2 dan penempatan subyek yang sesuai, bisakah kamu bikin rumus Simple Past Tense sendiri?

 

4. Bikin Rumus Simple Past Tense sendiri yuk!

Mengapa harus susah-susah bikin rumus Simple Past Tense sendiri? Padahal udah banyak rumus atau pola kalimat bertebaran di internet. Tinggal copy salah satu, beres deh.

Ha ha!

Ya, kalau itu bikin tambah pintar, silahkan. Tapi jika serius ingin belajar dan bisa berbahasa Inggris, kamu perlu bikin pola Simple Past Tense sendiri. Caranya gimana?

Membaca banyak contoh kalimat, ketahui kapan menggunakan kalimat tersebut (fungsinya), kenali ciri-ciri (Did, Was, Were, Verb2), belajar bikin kalimat sendiri dan kenali polanya. Semakin sering kamu melakukan tips ini, semakin mahir bikin rumus versi sendiri.

Setelah itu, kamu bisa cocokkan dengan rumus Simple Past Tense versi EnglishCoo berikut ini. Ada kalimat positif, negatif dan interogatif.

Rumus Simple Past Tense untuk Kalimat Positif Negatif Interogatif

Ingat ya kawan jangan menghapal rumus, tapi pahami. Lakukan tipsnya sampai bisa bikin kalimat sendiri. Dengan begitu file “rumus Simple Past Tense” akan terbentuk di memori. Seperti halnya menyimpan file di komputermu. Nggak bakal hilang kalau nggak dihapus atau kena virus. Good luck!

Pengen tahu lebih banyak tentang Simple Past Tense? Nih, semua materinya ada di bawah ini. Tinggal klik materi yang ingin kamu pahami.

berpenghasilan online dengan menulis artikel EnglishCoo
Loading...

About Deari

I am a blogger who likes to share everything about English. Sharing with millions people in Indonesia is my goal to create this blog. Feel free to discuss something with me and like our EnglishCoo FB page so we can keep in touch. Thank you for visiting EnglishCoo and Have a good day!

10 thoughts on “Rumus Simple Past Tense Sederhana dan Nggak Bikin Pusing

    1. Hai Gisel,
      Ini ya contoh kalimat sederhana Past Tense berhubungan dengan pertanian.

      1. My father planted rice in the field last week.
      2. Last Friday, an agriculture seminar was held for farmers in my village.
      3. Who helped Uncle John harvest the rice yesterday?

      Semoga membantu ya.

  1. Saya bekerja disalahsatu perusahaan, penempatan kantor pusat di Jak per 1 januari 2018 kemarin dgn gaji belasan juta perbulan untuk fresh graduate S1 seperti saya. Saat mengikuti seluruh rangkaian seleksi selama 3 bulan tidak ada soalan bahasa inggris sama sekali. Tapi walaupun sudah sampai dititik ini saya ttp merasa perlu belajar bahasa inggris dan materi yg dipaparkan disini sangat kondusif untuk saya memulai dari awal lagi. Sangat menyenangkan, yg dibutuhkan hanya tinggal kemauan, selebihnya ada disini. Terimakasih banyak

    1. Hai Muhammad,
      Selamat atas kelulusan S1 dan telah diterima bekerja di sebuah perusahaan. Pencapaian yang luar biasa! Sangat senang mengetahui bahwa materi-materi blog EnglishCoo bisa bermanfaat. Semangat belajar dan semoga semakin sukses ke depannya ya.

  2. Hai Ibu Deari,
    bagaimana cara mengetahui kata kerja (untuk simple past tense) itu masuk golongan “REGULAR VERB” ATAU “IRREGULAR VERB”?
    Sebagai contoh..
    v1= fly , v2= flew, v3= flown kenapa tidak menjadi..
    v1=fly, v2= flewed, v3= flewed ??
    mohon dibantu memberikan penjelasannya, karena saya masih bingung 🙂
    Terimakasih.

    1. Hi, Beatrix
      Dulu saya juga nyari tips dan trik untuk bisa membedakan Regular vs Irregular Verbs.
      Tapi ya namanya Irregular ya nggak ada aturan pasti perubahannya kayak gimana.

      Kalo ditanya kenapa perubahan Irregular Verb nggak beraturan kayak Regular Verb (tambahin akhiran -d/ed saja), hm…kenapa ya? Saya browse sih nggak ada alasan khususnya. Emang udah kesepakatan para ahli bahasa Inggris kali ya…

      Yang saya lakukan untuk mengingat ya latihan lebih banyak dengan Irregular Verbs, dengan begitu jadi semakin bisa bedain yang mana kata kerja Regular yang mana Irregular. Karena jumlah Irregular Verbs lebih sedikit dari yang Regular, jadi saya fokus ke Irregular.

      Semoga bermanfaat ya!

  3. Hello miss! I want to ask you, kenapa dalam kalimat “if i were you” subjek i setelahnya menggunakan were? Sedangkan sepertinya yg dijelaskan bahwa setelah subjek i harusnya menggunakan was. Mengapa ya demikian? Terima kasih ms!

    1. Hello, Azzah
      Wow, it’s an awesome question. Thanks for asking it.
      Subyek I selalu dipasangkan dengan WAS dalam kalimat Past Tense, kecuali dalam kalimat pengandaian (Conditionals) I dipasangkan dengan WERE.
      Mengapa? Karena itu adalah pengandaian dan tidak terjadi.

      If I were you, I would… (jika saya adalah kamu, tapi kenyataannya saya bukan kamu)

      Semoga membantu dan semangat belajar!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.