Belajar Bahasa Inggris Sama Kayak Traveling lho: Ini 7 Alasan Unik

Alasan Belajar Bahasa Inggris Ibarat Traveling

EnglishCoo – Belajar Bahasa Inggris Ibarat Traveling, gimana ceritanya tuh? Artikel ini cocok untukmu yang sedang belajar tapi ngerasa bosen banget. Pengen dapet ide agar kegiatan serius ini menjadi seru dan menyenangkan. Yap, bayangin aja belajar Bahasa Inggris itu ibarat bepergian alias traveling.

What? Belajar Bahasa Inggris ibarat Traveling? Ah, itu mah jauh banget. Traveling itu buat seneng-seneng sedangkan belajar Bahasa Inggris itu hal serius. Mana bisa disamain???

Jika dilihat sekilas (sekejap mata #blink-blink) belajar Bahasa Inggris memang kegiatan serius sedangkan bepergian alias traveling identik dengan kegiatan fun. Namun, jika kita selami lebih dalam, mereka punya kesamaan lho. Bahkan mirip banget.

Apabila pengen menikmati dan paham kegiatan belajar Bahasa Inggris ibarat traveling, ya kamu mesti baca artikel ini serta berusaha menerima pengandaian ini: Learning a foreign language, especially English, is like Traveling.

Gimana ceritanya? Jika ingin tahu lebih lanjut mengapa belajar Bahasa Inggris ibarat traveling, yuk simak 7 alasan unik berikut ini.

 

1. Meeting new people: Baik saat belajar maupun traveling, tentu kamu bertemu dengan orang baru serta berinteraksi dengan mereka.

Belajar bahasa Inggris ibarat Traveling karena saat belajar dan bepergian, kita ketemu orang baru

Traveling tapi nggak ketemu orang baru? Aha, bisa jadi hanya keliling kompleks rumahmu. Itu mah bukan traveling namanya. Traveling itu saat bepergian atau melakukan perjalanan ke sebuah tempat, entah tempat itu sudah kamu tahu ataupun belum pernah dijejaki.

Jangankan di tempat tujuan, saat mengurus perjalanan pun akan bertemu dengan banyak orang baru. Misalnya, orang-orang di kantor imigrasi saat bikin passpor atau mbak-mas yang melayani pembelian tiket pesawat, dan lain sebagainya. Nggak perlu diragukan lagi, saat bepergian kamu akan ketemu dan berinteraksi dengan banyak orang baru. Gimana dengan belajar Bahasa Inggris?

Saat mempelajari sebuah bahasa Inggris pun kamu akan bertemu dan berinteraksi dengan orang baru. “Ah, nggak juga. Aku berinteraksi dengan teman-teman sekelasku ajah.” Itu berarti nggak sedang belajar Bahasa Inggris. What? Kamu nggak sedang mendalaminya. Tapi, sedang melakukan tugas sebagai murid yaitu mengikuti pelajaran di sekolah.

Apa bedanya? Ngikutin pelajaran dan belajar itu beda banget. Kalau mengikuti pelajaran English, kamu melakukan apa yang diperintahkan guru, buat tugas, baca, nulis, dll. Semuanya dilakukan karena kamu adalah siswa & untuk mendapat nilai bagus.

Sedangkan belajar Bahasa Inggris itu adalah saat keinginan untuk menambah pengetahuan dan praktek langsung datang dari diri sendiri. Kamu akan benar-benar praktek setelah belajar Bahasa Inggris untuk tujuan tertentu. Lihat kan bedanya antara: ngikutin pelajaran dan belajar karena punya tujuan?

Nah, saat serius belajar English, kita harus ketemu orang-orang baru. Dari orang-orang baru, kita mempelajari dan menyerap lebih banyak hal seperti aksen, spelling, vocabulary, grammar, dll. Bahkan, cara terbaik untuk mahir adalah keluar & praktek dengan orang baru. Kapan terakhir kali kamu praktek Speaking dengan orang baru, bule atau turis asing?

Pengen sukses ngobrol dengan bule atau memulai percakapan dengan turis? Baca artikel-artikel berikut:

 

2. Exploring new things: Belajar Bahasa Inggris ibarat Traveling ketika memiliki ingin tahu tinggi membuatmu ingin menjelajah & menemukan jawaban dari misteri yang belum terpecahkan.

Menjelajah hal baru & seru saat belajar bahasa Inggris dan traveling

Tentu saja kamu akan setuju dengan hal satu ini. Saat traveling kamu menjelajah hal-hal baru. Menjejaki tempat-tempat seru yang belum diketahui secara pasti. Berdecak kagum adalah hal-hal biasa diungkap traveler setelah sampai di tempat tujuan. Tak sebatas menjadi penikmat, mereka dengan senang hati mencoba hal-hal baru. Makanan yang nggak biasa dikecap akan menjadi tantangan bagi si lidah. Kegiatan menantang lainnya akan menjadi hadiah liburan tak terlupakan. Itulah sebabnya mengapa mereka traveling: to explore new things.

Nah, apa hubungannya dengan belajar Bahasa Inggris? Tenang, tenang. Kita akan bahas sekarang. Saat belajar, ada berbagai hal seru yang bisa diexplore lebih jauh lagi. Ingat, English adalah bahasa baru alias asing. Ya, ini membawamu menjelajahi hal-hal yang berbeda dengan bahasa ibu. Semuanya benar-benar berbeda. Dari mengeja alphabet, nama benda, warna, kata sifat, grammar, dan masih buuaanyak lagi.

Entah percaya atau nggak, banyak orang yang cepat nyerah karena materi yang terlalu asing (biasanya mereka sebut “susah”). Padahal materi itu asing, bukan susah. Namanya ajah bahasa asing, ya pasti materinya nggak sama dengan bahasa ibu. Mereka beranggapan itu susah karena belum paham dan belum siap untuk berpetualang menjejaki hal-hal baru yang lebih seru. Nah, bagaimana dengan kamu?

 

3. Keeping a diary: Belajar Bahasa Inggris ibarat Traveling karena catatan-catatan kecil saat perjalanan menjadi sangat berharga apabila ingin mengingatnya kembali.

Baik itu traveling atau belajar bahasa Inggris, kamu perlu catatan perjalanan

Buku catatan adalah salah satu alat yang dapat membantumu mendokumentasikan sebuah perjalanan. Pernah nonton film Narnia, berjudul The Chronicles of Narnia: The Voyage of the Dawn Treader? Eustace, sepupu dari Lucy dan Edmund, ikut terjebak dalam perjalanan fantasi tak terduga di dunia Narnia. Beruntung ia membawa sebuah buku catatan, sehingga ia tak merasa sendiri. Anak laki-laki dengan aksen Inggris kental itu merekam setiap kejadian dengan menulis dalam sebuah diary.

Semua traveler melakukannya. Walaupun tak semua membawa diary ke mana-mana. Mereka merekamnya dengan alat berbeda. Ada yang mengabadikan setiap momen dengan kamera, ada juga membuat rekaman-rekaman yang segera di-upload di media sosial. Ini adalah bukti mereka telah pergi. Dan akan menjadi peranti saat mengenangnya kembali.

Tak diragukan lagi, saat belajar Bahasa Inggris pun, perlu alat yang bisa membantu memori merekam semua materi. Bahkan ini bisa jadi cara ampuh untuk meningkatkan keterampilan. Tulis apa saja dalam sebuah buku catatan pribadi. Dan konsisten. Diary ini akan menjadi bukti bahwa kamu pernah “traveling” di dunia English. Ada waktunya nanti tersenyum geli saat membaca lagi setelah mahir nanti.

Yuk tingkatkan keterampilan berbahasa Inggris: Speaking & Listening. Baca artikel berikut dan praktekkan!

 

4. Getting lost on purpose: Masa-masa terbaik adalah saat kamu tersesat hingga menemukan jalan pulang dan belajar banyak hal. Itulah mengapa belajar Bahasa Inggris ibarat Traveling.

Belajar Bahasa Inggris ibarat Traveling saat tersesat selalu memberi pelajaran berharga untukmu

Traveling sangat identik dengan tersesat. Setuju? Nggak traveling namanya kalau nggak tersesat. “Tapi aku traveling sama temen-temen dengan seorang guide, jadi nggak ada istilah tersesat.” Nah, kalau yang satu ini bukan traveling namanya, tapi sedang touring sehingga orangnya disebut tourist bukan traveler.

Emang beda ya? Yap, Touring itu liburan direncanakan menggunakan jasa perusahaan tour. Sedangkan kalau Traveling, ya kamu sendiri menyiapkan dan mengatur perjalananmu. Nah, perjalanan mana memungkinkan tersesat? Yap, tentu saja traveling karena kamu nggak menggunakan jasa seorang guide.

Tersesat adalah hal lumrah saat bepergian. Itu adalah bagian dari sebuah perjalanan. Bahkan banyak traveler menulis dalam blog mereka bahwa tersesat itu indah. Mereka menyarankan para pemula: Simpan peta dan tersesatlah. Dengan begitu, jadi lebih ingat jalan, tanpa melulu membuka aplikasi peta di hp pintarmu. Juga jadi lebih peka terhadap sekitar dan punya alasan berinteraksi dengan orang lokal. Perjalananmu akan jadi lebih berkesan.

Belajar Bahasa Inggris ibarat traveling karena kamu juga akan mengalami masa-masa tersesat. Oh ya? Gimana ceritanya? Pernahkah ngerasa susaaaah banget nyari jawaban sebuah pertanyaan? Atau nggak tahu mesti ngomong apa saat praktek bicara atau speaking? Mungkin sering kali bertanya: Apa ya bahasa Inggrisnya…? Salah mulu membaca kalimat sederhana… Apalagi disuruh bikin kalimat, ah, nggak ngerti pakai tenses apa, nggak tahu harus nulis apa. Dan blablabla….

Jika mengalami hal buruk saat belajar, itu berarti sedang tersesat. Kehilangan ide. Kehilangan arah. Kehilangan petunjuk untuk memecahkan masalah. Eits, tapi bukan berarti harus menyerah. Seperti saran para traveler: simpan petamu dan tersesatlah. Maka saran untukmu adalah atasi kesulitan itu dan jadilah pemenang. Karena kamu adalah pejuang andal, bukan begitu?

Yuk belajar tenses dari contoh kalimat Bahasa Inggris. Pilih tenses simpel alias sederhana ingin kamu kuasai:

 

5. Enjoying life like never before: Belajar Bahasa Inggris ibarat Traveling memberi banyak pengalaman. Pengalaman adalah hal paling berharga & tak bisa dibeli dengan uang. Jadi nikmati semuanya.

Nikmati setiap langkah dan perjalanan saat belajar bahasa Inggris sama seperti traveling

Sebuah perjalanan memberi segudang pengalaman. Nggak peduli pengalaman itu menyenangkan, menyedihkan, biasa ajah atau bahkan menggila. Semua adalah resiko sekaligus hadiah begitu indah untuk seorang penjelajah. Setiap perjalanan menawarkan sejumlah pengalaman tak terlupakan.

Nikmati hidupmu! Seruan itu membuat para traveler terus menjelajah hingga ke luar batas wilayah. Hampir semua menyatakan bahwa mereka mendapat pengalaman berharga dari setiap kunjungan ke suatu negara. Kisah & cerita tak tergantikan oleh segala materi di dunia. Itu yang membuat mereka ingin terus menjelajah tanpa kenal lelah.

Mendalami sebuah bahasa asing pun memberimu pengalaman berbeda-beda bagi setiap orang. Ada yang cepat mengerti dan lugas saat berinteraksi, ada juga mencoba berkali-kali tapi nggak berarti. Ya, setiap orang punya cara sendiri untuk memahami. Jangan sampai frustasi. Kamu hanya perlu mengerti bahwa semua ada konsekuensi, yang membawamu ke level lebih tinggi. Itu pun kalau mau menikmati.

Malas belajar Bahasa Inggris? Temukan alasan yang bisa bikin tambah semangat, terutama meraih masa depan impian. Yuk simak:

 

6. Getting out of your comfort zone: Belajar Bahasa Inggris ibarat Traveling mengharuskanmu keluar dari zona nyaman. Ini adalah hal mendebarkan sekaligus menggiurkan untuk dilakukan.

Belajar Bahasa Inggris ibarat Traveling mengharuskanmu keluar dari zona nyaman

Saat memutuskan untuk bepergian ke destinasi baru, itu berarti sudah siap keluar dari zona nyaman. Kamu akan berada di tempat-tempat yang belum pernah dijejaki. Berinteraksi dengan orang-orang yang mungkin punya bahasa asing & belum dipahami benar. Mengalami hal-hal baru dan seru. Mau nggak mau, ya harus siap untuk itu.

Nah, keluar dari zona nyaman adalah pilihan tepat untuk menikmati setiap jengkal perjalananmu. Kalau di kampung halaman dicap pemalu, di destinasi baru harus bisa melampaui sifat itu. Lakukan apa yang kamu mau. Ekspresikan dirimu. Jangan terbelenggu dengan masa lalu atau dicap belagu. Yang penting tahu bahwa kamu mampu melampaui dirimu yang dulu.

Nah, belajar Bahasa Inggris ibarat Traveling di mana kamu harus keluar dari zona nyaman. Walaupun hebat saat ngitung angka, sadarlah kemahiran itu nggak ngaruh saat mempelajari materi ini. Jika masih ada di level beginner, nggak usah minder. Mempelajari materi dasar kayak anak TK seharusnya nggak jadi masalah karena memang masih pemula.

Saat praktek Bahasa Inggris, kamu perlu keluar dari sifat malu-malu yang selama ini membelenggu. Keluar dan pratekkan materi yang selama ini dipelajari. Berbicaralah selagi punya waktu. Temui banyak orang dan berinteraksi dengan mereka. Jangan takut berbuat kesalahan. Kamu tak akan pernah tahu sebelum mencoba sesuatu. Jadi, apa yang ditunggu?

Ingin mahir berbahasa Inggris? Temukan rahasia dalam artikel berikut

 

7. Being a better you! Belajar bahasa Inggris ibarat Traveling ketika sebuah perjalanan mengubah hidup dan dirimu menjadi lebih baik.

Menjadi pribadi yang lebih baik saat mendalami bahasa Inggris dan traveling

Kesuksesan dalam traveling adalah saat menjadi lebih baik dari dirimu sebelumnya. Nggak hanya sekedar menikmati perjalanan, tapi kamu sedang menyerap dan bertumbuh. Bisa memahami setiap perbedaan dan beradaptasi dengan perubahan. Memiliki sudut pandang mengagumkan dan wawasan lebih luas. Tak lupa mensyukuri hal-hal kecil, bahkan setiap nafas yang berhembus menjadi sebuah anugerah tak ternilai untukmu.

Saat kembali dari traveling, mungkin kamu tak akan melihat perubahan signifikan dari kota, teman dan keluarga. Tanpa disadari, diri dan cara pandangmu terhadap hiduplah yang akan berubah. Keberanianmu menaklukkan berbagai rintangan telah membuktikan bahwa kamu memang seorang pejuang. Kerendahan hati juga menjadi ciri transformasi menjadi pribadi lebih baik.

Bagaimana menjelaskan belajar Bahasa Inggris ibarat Traveling? Senada dengan itu, kegiatan belajar juga memiliki puncak yang harus didaki dari bawah. Selangkah demi selangkah tak kenal lelah akan mengantarkanmu pada puncak yang wah. Saat sampai di puncak, keahlianmu akan semakin bertambah. Berbicara dengan turis asing bukan lagi sebuah drama di mana kamu harus bikin naskah. Semua telah berubah menjadi lebih mudah.

***

Saat traveling, kamu nggak bisa mengubah orang, budaya ataupun tempat tujuan seperti yang diinginkan. Yang bisa dilakukan adalah merubah caramu memandang semua itu. Dengan begitu perjalananmu jadi lebih seru. Begitu pun saat belajar Bahasa Inggris. Kamu nggak bisa merubah buku pelajaran jadi lebih tipis. Nggak juga merubah cara guru ngajar jadi lebih manis. Tapi kamulah yang harus berubah jadi lebih optimis. Perumpamaan seperti “Belajar Bahasa Inggris ibarat Traveling” nggak melulu harus realistis. Jadi, nikmati setiap detik waktu belajar seperti sedang menjelajah dunia fantastis.

About Deari

I am a blogger who like to share everything about English. Sharing with millions people in Indonesia is my goal to create this blog. Feel free to discuss something with me and like our EnglishCoo FB page so we can keep in touch. Thank you for visiting EnglishCoo and Have a good day!

4 thoughts on “Belajar Bahasa Inggris Sama Kayak Traveling lho: Ini 7 Alasan Unik

  1. Terimakasih yah.. Saya jadi semakin termotivasi lebih jauh semoga mbak yang buat selalu di beri hidayah oleh Allah SWT dan di berikan panjang umur serta rezeki yg cukup

    1. Hai GifaryMiracle,
      Sama-sama. Wah, terimakasih atas doanya. Semoga berhasil mencapai apapun yang dicita-citakan dan tentunya keterampilan Bahasa Inggris semakin meningkat terus. 🙏

  2. Makasih postingannya, alasan diatas sangat bermanfaat sekali bagi yang ingin menambah semangat belajar bahasa inggris nya..

    1. Yup, sama-sama. Terimakasih sudah berkunjung. Semangat memang motor penggerak biar cepet mahir berbahasa Inggris.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.